jodha akbar episode 138

Kenapa tak meminta mereka untuk mengoleskan salep pada lukamu?
Banyak yang harus kerjakan di dewan kerajaan." Hamida bertanya, "bagaimana kau akan kesana?" Jalal meminta Hamida tidak cemas, "ratu Jodha akan mengantarku kesana.
Aku tahu kau mengoleskan obat setelah mengetahui kakiku teluka.Hamida tersenyum, Kali ini, kau tidak faham alasan dibelakang itu, Jalal.Hamida menatap keduanya dengan senyum lega.Jalal memuji corak selendang itu yang menurutnya sangat indah, Jodha bertanya, "apakah kau menyukainya?" Jalal mengangguk.Zakira menolak karena dirinyaharus bersama Benazir, Majikannya.Namun ternyata itu adalah Javeda.
Jodha jongkok di depan Jalal meneyindirnya, "kau lebih baik menjadi aktor daripada Raja.
Semua orang sedang kedinginan saat ini.
Kau menggunakan ibu agar aku megoleskan obat pada lukamu, kau tahu aku tak bisa menolakmu di depan ibu." Jalal menyahut, "tapi ibu tak ada di sini, kenapa kau masih memapahku?" Jodha menyahut, "karena kau sedang terluka.
Kau tak bisa melarang dia." Sekali lagi, hamida bano menyuruh Jodha mengoleskan obatnya.
Tak lama kemudian seorang pelayan datang dan mengatakan bahwa Ratu Salima mencari Rahim.Ia berkata bahwa ia menyukai Benazir sejak pertama kali melihatnya.Tapi bukankah bagus ocr psychology past papers 2010 jika Javeda selalu ceria dengan hal-hal kecil dalam hidupnya?Maham berkata kalau Javeeda tidak butuh kecantikan, tapi kecerdasan.Aku terluka saat berlatih pedang.Jodha segera bangkit dan mearahi Jalal yang beruat semena-mena padanya, "aku tak akan membiarkan kau melakukan iu padaku." Tiba-tiba terdengar suara Hamida kembali, "jalal." Jodha cepat-cepat jongkok kembali di depan jalal.Tanyalah dirimu, bukankah kau merasakan hal yang sama?Pria itu mengajak Benazir dan menunjukkan jalan lain.Rahim dengan bangganya berkata, Kalau Yang Mulia tahan dengan dingin, maka aku juga tidak akan kedinginan.Aku tahu siapa yang akan memapahku sekarang." Jodha melihat Benazir dan melotot tak senang.